Kitab Suci Agama Hindu dan Penjelasannya

Kitab Suci Agama Hindu adalah Weda (Veda). Weda adalah kumpulan sastra kuno yang jumlahnya sangat banyak. Dalam Hinduisme Weda merupakan kumpulan besar literatur kuno, dan termasuk ke dalam ajaran Sruti, karena umat yang beragama Hindu percaya bahwa Weda merupakan kitab yang berisi kumpulan wahyu dari Brahma (Tuhan). Weda dipercayai sebagai sastra kuno tertua di dunia yang masih ada hingga saat ini.

Pada awalnya wahyu yang berupa Weda diturunkan melalui lisan. Kemudian, pada resi mengajarkan ajaran-ajaran Weda ke dalam bentuk sebuah tulisan. Weda sendiri memiliki sifat aparusheya, karena termasuk ke dalam wahyu yang tidak dikarang manusia dan sifatnya abadi. Maharesi Byasa menyusun kembali Weda dan membaginya ke dalam empat bagian, yaitu"
  • Regweda
  • Yajurweda
  • Samaweda
  • Atharwaweda
Keempat bagian tersebut disusun pada masa Kaliyuga. Agama Hindu adalah lanjutan dari agama Weda ini atau agama Brahmanisme yang merupakan kepercayaan Indo-Iran (Arya). Agama ini diperkirakan ada pada 3102 M hingga 1300 SM, yang dipercaya sebagai agama tertua di dunia dan masih ada hingga saat ini. Agama Hindu sendiri merupakan agama terbesar nomor 3 di dunia setelah agama Kristen dan agama Islam.


Kitab Suci Agama Hindu

Selain Weda (Veda) sebagai kitab suci utama agama hindu, masih ada beberapa kitab yang dianggap suci oleh umat Hindu, yaitu sebagai berikut:

1. Weda (Veda) adalah sastra tertua dalam sejarah peradaban manusia, disusun kembali oleh Byasa (Vyasa-hidup di sekitar abad 18 SM hingga abad 15 SM). Veda dibagi menjadi 4 bagian, yaitu Rigweda, Yajurweda, Samaweda dan Atharwaweda. Keempat weda tersebut juga disebut sebagai Sruti (Yang Didengar). Weda juga dibagi menjadi 4 lagi yaitu Samhita, Brahmana, Aranyaka dan Upanishad.
Kitab suci agama hindu adalah kitab weda,kitab weda dituliskan dalam empat bagian, yaitu: (1.) Reg Weda berisi puji pujian terhadap dewa. (2.) Sama Weda berisi nyayian suci yg slokanya diambil dari reg weda, (3.) Yayur Weda berisi penjelasan tetang sloka sloka yg diambil dari reg weda (4.) Atharwa Weda berisi doa doa untuk pengobatan.
2. Wedangga (Vedanga) adalah alat bantu untuk memahami Weda. Wedangga terbagi 4 pula yaitu: Siksha (śikṣā): fonetika dan fonologi (sandhi). Chanda (chandas): irama. Vyakarana (vyākaraṇa): tata bahasa. Nirukta (nirukta): etimologi. Jyotisha (jyotiṣa): astrologi dan astronomi. Kalpa (kalpa): ilmu mengenai upacara keagamaan.

3.  Ittihasa (Kisah-kisah, Kejadian Nyata), terdiri dari Ramayana (disusun oleh Resi Walmiki) dan Mahabarata (disusun oleh Resi Vyasa).

4. Smriti, bukan "wahyu", melainkan sastra utama. Termasuk kedalamnya adalah: Dharmasastra, atau sastra hukum dan perundang-undangan. Itihasa, atau sejarah. Purana, sastra keagamaan.Sutra. AgamaDarshana, filsafat Hindu. Yang termasuk didalamnya adalah apa yang disebut Sad Darshana, enam ajaran filsafat Hindu, yaitu: Samkhya, Yoga, Mimamsa, Vaisiseka, Nyaya dan Vedanta.

5. Purana (Cerita Kuno), berisi mitologi dan legenda kuno.
6. Bagavad Gita (Nyanyian Tuhan), bagian dari kisah Mahabarata.
7. Sutra (Benang), berisi pepatah

Penganut terbesar agama Hinduisme paling besar terdapat di benua India dan sekitarnya, karena mencapai 90% orang yang menganut agama Hindu. Bahkan Agama Hindu pernah menjadi agama paling besar atau paling banyak di anut di kawasan Asia Tenggara pada abad ke-15, lebih tepatnya pada saat keruntuhan Kerajaan Majapahit.

Pada saat itu, Agama Hindu telah digantikan oleh agama Islam dan juga Agama Kristen. Di Indonesia sendiri agama Hindu memiliki banyak penganut di pulau Bali, untuk lainnya berada di Pulau Jawa, Lombok, Kalimantan, dan Sulawesi, walaupun tidak sebanyak di pulau Bali.

Share this :

0 Response to "Kitab Suci Agama Hindu dan Penjelasannya"

Post a Comment