Tugas BPUPKI Berdasarkan Sidang dan Tugas Utamanya

Tugas BPUPKI - Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia atau biasa disingkat BPUPKI adalah badan organisasi yang dibentuk oleh Jepang (yang kala itu dibentuk oleh Kumakichi Harada) dengan tujuan utama sebagai badan untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia yang sebelumnya dijanjikan oleh Jepang. Pertama kali diusulkan pada tanggal 28 Maret 1945, namun baru diresmikan dua bulan kemudian atau tepatnya pada tanggal 29 Mei 1945.

Jumlah anggota BPUPKI saat pertama kali dibentuk tersebut berjumlah 76 orang, dan 9 orang diantaranya adalah orang jepang atau perwakilan Jepang. Badan yang mempunyai nama dalalam bahasa Jepang "Dokuritsu Junbi Cosakai (Dokuritsu Zyunbi Tyoosakai)" tersebut sebenarnya dibentuk oleh Jepang dengan tujuan untuk menarik simpati rakyat Indonesia agar membantu Jepang dalam perang melawan sekutu dengan cara memberikan janji kemerdekaan kepada Indonesia melalui pembentukan badan persiapan kemerdekaan tersebut.

Sedangkan bagi Indonesia, tujuan dibentuknya BPUPKI seperti namanya yaitu untuk mempelajari dan menyelidiki hal penting berhubungan dengan pembentukan negara Indonesia merdeka atau mempersiapkan hal-hal penting mengenai tata pemerintahan Indonesia merdeka. Namun, setelah kalah dalam perang dunia ke-2 setelah di bom atom oleh Amerika Serikat di kota Nagasaki dan Hiroshima, Jepang mengalah dengan mengabulkan janji kemerdekaan bagi Indonesia.

Tugas BPUPKI

Tugas utama dari BPUPKI adalah mempelajari dan menyelidiki hal yang berkaitan dengan berbagai hal yang berhubungan dengan negara Indonesia, terutama dalam mempersiapkan berbagai hal yang dibutuhkan dalam persiapan kemerdekaan Indonesia.


Selain memiliki tugas utama yaitu untuk mempersiapkan segala hal yang berhubungan dengan kemerdekaan negara Indonesia. BPUPKI juga mempunyai tugas sesuai sidang yang telah dilakukan, yaitu sidang pertama dan sidang kedua.

Tugas BPUPKI Berdasarkan Sidang

Sedangkan untuk tugas BPUPKI berdasarkan sidang adalah sebagai berikut:
  1. Membahas mengenai Dasar Negara
  2. Sesudah melakukan sidang pertama, BPUPKI menyusun reses selama satu bulan
  3. Membentuk atau menyusun Panitia Kecil (panitia delapan) Yang bertugas menampung saran atau anjuran dan konsepsi dari para anggota.
  4. Membantu panita sembilan bersama panita kecil yang menghasilkan Piagam Jakarta.
Nah, itulah tugas utama BPUPKI dan tugas berdasarkan sidang yang telah dilakukan, yaitu pada sidang pertama dan sidang kedua. Demikian artikel informasi mengenai sejarah Indonesia, dan semoga bermanfaat untuk Anda semua.

Share this :

0 Response to "Tugas BPUPKI Berdasarkan Sidang dan Tugas Utamanya"

Post a Comment