Al-Wakil Artinya (Yang Maha Mewakili atau Pemelihara) Asmaul Husna

Al-Wakil Artinya? Al-Wakil (الْوَكِيلُ)mengandung arti Maha Mewakili atau Pemelihara. Allah Swt. adalah Zat yang Maha Mewakili atau Pemelihara. Allah Swt. yang memelihara dan mengurusi segala kebutuhan makhluk-Nya, baik itu dalam urusan dunia maupun urusan akhirat.

Dia menyelesaikan segala sesuatu yang diserahkan hamba-Nya tanpa membiarkan apapun terbengkalai. Allah Swt. tidak memerlukan banyak pihak untuk melakukan segala hal. Allah Swt. dapat menggantikan segala sesuatu yang ada di alam semesta, tetapi semua yang ada di alam tidak ada yang dapat menggantikan-Nya. Allah Swt. berdiri sendiri tanpa bergantung kepada apa pun,


Perhatikan firman Allah Swt. berikut ini.

Al-Wakil Dalam Surat Az-Zumar Ayat 62


اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ ۖ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ وَكِيلٌ

Latin: Allahu khaliqu kulli syai iw wa huwa 'ala kulli syai iw wakil

Artinya: "Allah menciptakan segala sesuatu dan Dia memelihara segala sesuatu.

Dalam ayat tersebut, Allah adalah Pencipta segala sesuatu seluruhnya, Dia juga Tuhan, Pemilik dan Pengaturnya, Dia Maha Menjaga segala sesuatu, yang mengatur segala urusan makhlukNya. (Q.S. Az-Zumar, 39: 62)

Tafsir Surat Az-Zumar Ayat 62 oleh An-Nafahat Al-Makkiyah / Muhammad bin Shalih asy-Syawi

Allah Subhaanahu wa Ta'aala memberitahukan tentang keagungan dan kesempurnaan-Nya, dimana hal ini mengharuskan orang-orang yang kafir kepada-Nya layak memperoleh kerugian sebagaimana diterangkan dalam ayat selanjutnya.
Kalimat ini dan yang semisalnya termasuk yang sering disebutkan dalam Al Qur’an. Ia menunjukkan bahwa segala sesuatu selain Allah adalah makhluk. Namun firman Allah bukanlah termasuk makhluk, karena firman adalah sifat bagi yang berfirman, dan Allah Ta’ala dengan nama dan sifat-Nya adalah yang pertama, dimana tidak ada sesuatu sebelum-Nya.

Oleh karena itu, penggunaan dalil oleh kaum Mu’tazilah dengan ayat ini bahwa Al Qur’an adalah makhluk termasuk kebodohan yang sangat, karena Allah Subhaanahu wa Ta'aala senantiasa dengan nama dan sifat-Nya itu, dan tidak ada sifat yang baru bagi-Nya, demikian pula tidak lepas darinya satu waktu pun.

Alasannya adalah bahwa Allah Subhaanahu wa Ta'aala memberitahukan tentang Diri-Nya yang mulia bahwa Dia Pencipta segala esuatu (alam bagian atas maupun alam bagian bawah), dan bahwa Dia Wakil (yang diserahi) terhadap segala sesuatu, sedangkan perwakilan secara sempurna harus ada pengetahuan dari wakil terhadap sesuatu yang diwakili dan mengetahui secara rinci dan ada kemampuan sempurna terhadap yang diwakilkan agar bisa melakukan tindakan terhadapnya, demikian juga kemampuan menjaga sesuatu yang diwakilkan, dan memiliki hikmah dan pengetahuan terhadap berbagai tindakan agar dapat mengaturnya sesuai dengan yang lebih layak, dan perwakilan tidaklah sempurna kecuali dengan semua sifat itu, jika ada kekurangan, maka ia merupakan kekurangan di dalamnya.
Termasuk yang sudah maklum lagi sudah tetap adalah bahwa Allah Subhaanahu wa Ta'aala Mahasuci dari segala kekurangan pada salah satu sifat-Nya, sehingga pemberitahuan-Nya bahwa Dia Wakil terhadap segala sesuatu menunjukkan pengetahuan-Nya yang meliputi segala sesuatu, sempurna kekuasaan-Nya dalam mengaturnya, sempurna pula pengaturan-Nya dan sempurna pula kebijaksanaan-Nya, dimana Dia meletakkan segala sesuatu pada tempatnya.

Tafsir Surat Az-Zumar Ayat 62 oleh Kementrian Agama

Pada ayat-ayat yang lalu digambarkan kemahakuasaan Allah menjatuhkan sanksi bagi orang yang durhaka, dan melimpahkan anugerah bagi orang yang taat. Pada ayat-ayat berikut, Al-Qur’an merinci lebih detail tentang Kemahakuasaan Allah itu. Allah Yang Maha Esa adalah pencipta segala sesuatu dan hanya Dia sajalah, tidak ada yang lain, Maha Pemelihara atas segala sesuatu itu.

Referensi:
https://tafsirweb.com/8724-surat-az-zumar-ayat-62.html

Share this :

0 Response to "Al-Wakil Artinya (Yang Maha Mewakili atau Pemelihara) Asmaul Husna"

Post a Comment