25 Contoh Adaptasi Morfologi Pada Hewan dan Tumbuhan

Contoh Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan dan Hewan - Adaptasi morfologi merupakan bentuk penyesuaian tubuh dan struktur tubuh luar makhluk hidup atau alat-alat gerak tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi ini dilakukan dengan tujuan untuk menyesuaikan bentuk dan kondisi tubuhnya dengan kondisi tempat tinggalnya guna mempertahankan hidupnya.

Secara sederhana, morfologi adalah bentuk dan struktur tubuh luar makhluk hidup terhadap lingkungan untuk  mempertahankan hidupnya. Adaptasi secara morfologi bisa dilakukan oleh berbagai makhluk hidup, seperti hewan maupun tumbuhan, tidak terkecuali manusia. Nah, berikut ini adalah kumpulan contoh adaptasi morfologi pada hewan dan tubuhan.

Bentuk Adaptasi Morfologi Pada Hewan

Berikut beberapa cara adaptasi hewan secara morfologi.
  • Bentuk paruh burung sesuai dengan jenis makanannya.
  • Bentuk kaki burung sesuai dengan cara hidupnya.
  • Bentuk gigi pada hewan omnivora, karnivora, dan herbivora sesuai dengan jenis makanannya.
  • Warna bulu atau rambut sesuai habitatnya.
  • Tipe mulut serangga sesuai dengan cara hidupnya.
  • Bentuk mulut panjang pada beberapa hewan digunakan untuk mendapatkan makanannya.
  • Bentuk tubuh iklan yang stream line sehingga memudahkan dalam berenang
  • Burung memiliki sayap untuk terbang di udara.

Contoh Adaptasi Morfologi Pada Hewan


Berikut beberapa contoh hewan dalam beradaptasi secara morfologi.
  1. Paruh burung pipit pendek dan kuat untuk mengupas dan memakan biji-bijian.
  2. Bentuk Paruh burung kolibri panjang dan runcing untuk memudahkan menghisap nektar bunga.
  3. Bentuk paruh burung pelikan yang panjang dan berkantung berguna untuk menyimpan air dan cadangan makan seperti ikan.
  4. Bentuk kaki elang mencekram untuk memcengkram mangsanya dengan kuat.
  5. Bentuk Kaki bebek berselaput agar memudahkan berjalan di lumpur dan tempat becek.
  6. Nyamuk memiliki mulut panjang dan runcing untuk menusuk dan menghisap darah.
  7. Hewan di kutub berbulu tebal untuk menghangatkan tubuhnya.
  8. Unta memiliki punuk yang besar untuk menyimpan cadangan air.
  9. Kura kura memiliki cangkang yang keras untuk melindungi, dirinya dari predator.
  10. Trenggiling memiliki mulut dan lidah yang panjang untuk mendapatkan makanannya.
  11. Kupu-kupu dan lebah memiliki lidah yang panjang untuk menjilat bagian nektar.
  12. Mulut pada lalat berguna untuk menyerap seperti spons.
  13. Serigala kutub memiliki rambut tebal yang sangat berguna untuk serigala menjaga suhu tubuhnya di kutub yang dingin.
  14. Kelinci gurun mempunya telinga yang besar untuk mendinginkan tubuhnya.
  15. Katak gurun memiliki kaki bertanduk yang berguna untuk menggali lubang hingga 3 meter.

Adaptasi Morfologi Pada Tumbuhan

Berikut beberapa cara adaptasi tumbuhan secara morfologi.
  • Tumbuhan yang hidup di daerah kering (xerofit) umumnya memiliki daunnya tebal, sempit, kadang berubah bentuk menjadi bentuk duri, sisik atau bahkan tidak mempunyai daun, dengan demikian maka penguapan melalui daun menjadi sangat sedikit. Selain itu, tanaman yang hidup di daerah kerang memiliki batang yang tebal dengan jaringan spons untuk menyimpan air.
  • Tumbuhan yang hidup di daerah lembap (higrofit) umumnya memiliki daun yang tipis dan lebar, serta permukaan daun mempunyai banyak mulut daun atau stomata sehingga dapat mempercepat proses penguapan.
  • Tumbuhan yang hidup di air (hidrofit) atau tumbuhan air yang terapung di atas air mempunyai rongga antar sel yang berisi udara untuk memudahkan mengapung di air, daun lebar dan tangkai daun menggembung berisi udara.
  • Tumbuhan yang sebagian tubuhnya di atas permukaan air dan akarnya tertanam di dasar air, mempunyai rongga udara dalam batang atau tangkai daun sehingga tidak tenggelam dalam air dan daun muncul ke permukaan air.
  • Tumbuhan yang hidup di daerah pasang surut, mempunyai perakaran yang lebat dan kuat sehingga tidak roboh bila terkena ombak. Contoh seperti tumbuhan bakau.

Contoh Adaptasi Morfologi pada Tumbuhan


Berikut beberapa contoh tumbuhan dalam beradaptasi secara morfologi.
  1. Kaktus memiliki daun berukuran kecil atau berbentuk duri dan batang dilapisi lapisan lilin yang tebal untuk mengurangi penguapan.
  2. Kaktus termasuk tumbuhan xerofit yang hidup di daerah kering, berakar sangat panjang untuk mencari sumber air sejauh mungkin.
  3. Tumbuhan bakau memiliki akar tunjang untuk mengokohkan pohon dari abrasi pantai.
  4. Teratai termasuk tumbuhan hidrofit yang hidup di perairan, berdaun lebar dan tipis untuk memperbesar penguapan air agar tidak busuk.
  5. Teratai memiliki batang yang berongga untuk menyimpan udara, dan memiliki daun yang lebar untuk mempercepat penguapan.
  6. Paku termasuk tumbuhan higrofit yang hidup di daerah lembab, memiliki daun banyak, tipis, dan lebar untuk mempercepat penguapan.
  7. Bunga Mawar memiliki batang yang berduri untuk melindungi dirinya
  8. Bakau memiliki akar di atas permukaan air untuk memudahkan akar mengambil oksigen sebanyak mungkin dan mampu menahan hempasan ombak laut
  9. Enceng gondok termasuk tumbuhan hidrofit yang hidup di perairan memiliki batang berongga untuk mengurangi penyerapan air.
  10. Enceng gondok Tumbuhan air yang terendam di dalam air mempunyai dinding sel yang kuat dan tebal untuk mengurangi osmosis ke dalam sel.

Nah, itulah beberapa contoh bentuk adaptasi morfologi pada hewan dan tumbuhan lengkap. Contoh di atas bisa Anda kutip untuk tugas Anda, atau bisa Anda jadikan referensi. Sekian informasi yang dapat saya bagikan mengenai adaptasi morfologi dan semoga bermanfaat.

Share this :

0 Response to "25 Contoh Adaptasi Morfologi Pada Hewan dan Tumbuhan"

Post a Comment