√ BANTARAN: Jalur Tanah Pada Kanan dan Kiri Sungai

Istilah untuk nama jalur tanah pada kanan kiri sungai disebut Bantaran atau biasa disebut dengan Bantaran Sungai. Dalam pertanyaan di teka-teki silang, pertanyaan mengenai nama jalur tanah pada kanan dan kiri sungai sering muncul. Jadi jika terdapat pertanyaan tersebut, jawabannya adalah BANTARAN.

Pengertian Bantaran

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI), Bantaran adalah jalur tanah pada kanan dan kiri sungai (antara sungai dan tanggul). Bantaran dalam bahasa jawa sering disebut dengan istilah tangkis, yaitu jalur gundukan tanah yang lebih tinggi di samping kanan dan kiri sungai. Bantaran memiliki fungsi untuk mencegah melubernya air di sungai, makanya di beberapa sungai bantaran dibuat agak tinggi.

Secara sederhana, bantaran adalah pinggiran kali atau sungai. Di sebagian sungai, bantaran sudah tidak terbuat dari tanah, melainkan sudah berbentuk cor coran di selingi batu untuk memperkuat pondasi yang biasa disebut dengan perengan sungai. Perangan sungai ini lebih kuat dan tidak mudah terkikir oleh air sungai. Berbeda dengan bantaran yang cenderung lebih mudah terkikis atau bertambah.

Dalam beberapa kasus, bantaran sungai yang terbuat dari tanah akan semakin melebar mempersempit sungai. Hal tersebut dikarenakan oleh banjir yang membawa material tanah, semakin lama semakin menumpuk yang akhirnya membuat sungai menjadi dangkal dan sempit. Oleh karena itu, pemerintah daerah biasanya akan melakukan peremajaan sungai dengan mengeruk pasir atau tanah yang ada di sungai ke bantaran dan membuatnya lebih tinggi.


Di beberapa kota besar seperti Jakarta, bantaran sungai dijadikan sebagai tempat untuk membangun tempat tinggal atau rumah. Hal tersebut dikarenakan minimnya tanah lapang di Jakarta, serta tidak mampunya beberapa orang membangun rumah di Jakarta akibat faktor ekonomi.

Bantaran Sungai Sebagai Tempat Tinggal

Perkembangan kota merupakan konsekuensi logis dari proses urbanisasi. Pertambahan penduduk yang terus-menerus membawa konsekuensi spasial yang serius bagi kehidupan kota, yaitu adanya tuntutan akan space dalam rangka pemenuhan kebutuhan permukiman, rumah tinggal ataupun perdagangan dan jasa.

Akan tetapi dengan kondisi lahan perkotaan yang terbatas, menyebabkan semakin tingginya kepadatan bangunan dengan arah persebaran yang tidak beraturan. Sehingga menimbulkan tekanan pada kawasan sekitarnya, terutama pada kawasan tepi air sungai atau yang lebih umum dengan istilah bantaran sungai. Persebaran bangunan yang tidak terkendali memberi dampak pada kawasan bantaran sungai dengan timbulnya bangunan-bangunan di daerah bantaran sungai.

Ditambah lagi, dengan semakin tingginya harga lahan perkotaan dan disertai lemahnya perekonomian sebagian besar masyarakat, memaksa penduduk memanfaatkan lahan kosong seperti daerah bantaran sungai dengan membangun permukiman liar.

Pemanfaatan lahan yang tidak terkoordinasi dan lepas dari pengawasan pemerintah memacu semakin tidak terkendalinya alih fungsi lahan menjadi kawasan terbangun, yang membuat kawasan bantaran sungai mengalami pemanfaatan lahan yang tidak sesuai, dengan adanya bangunan di sepanjang bagian tepi kanan dan kiri sungai. Padahal peraturan kawasan bantaran sungai menempati batas lahan yang semestinya tidak boleh didirikan bangunan.

Pemanfaatan ruang pada kawasan bantaran sungai, umumnya mengalami kecenderungan tidak terkontrolnya persebaran bangunan pada daerah aliran sungai yang berdampak pada penurunan kualitas sungai. Selain itu masyarakat yang menempati bantaran sungai, umumnya membuang sampah dan limbah rumah tangga langsung ke badan air sungai. Padahal, sungai merupakan salah satu sumber air bersih yang penting dalam kehidupan.

Manfaat sungai antara lain adalah sebagai tempat budidaya ikan, drainase makro kota, tempat rekreasi, pengairan, sumber air baku bagi PDAM, dll. Akan tetapi keberadaan sungai tersebut akan sangat berbahaya jika tidak dilakukan pengendalian serta pengawasan pembangunan pada sempadan sungai dan badan sungai karena dapat menyebabkan terjadinya penyempitan badan sungai, bahkan bisa menimbulkan bahaya-bahaya lain seperti banjir, erosi, sedimentasi, dll.

Nah, itulah jawaban mengenai jalur tanah pada kanan kiri sungai yang terdapat dalam TTS atau teka-teki silang. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai bantaran sungai, dan semoga bermanfaat.

Share this :

0 Response to "√ BANTARAN: Jalur Tanah Pada Kanan dan Kiri Sungai"

Post a Comment