Aus adalah Susut Karena Tergosok

Aus adalah Istilah susut karena tergosok. Istilah aus biasanya digunakan dalam otomotif mengenai bagian kendaraan tertentu yang habis karena tergosok dengan lama. Menurut wikipedia.org, Asus merupakan susut karena tergosok. Sedangkan menurut KBBI juga susut karena tergorok akibat sering dipakai. Aus umumnya terjadi pada ban mobile dan juga aus pada mesin.

Penyebab Aus


Aus pada ban ataupun mesin umumnya disebabkan oleh gaya gesek. Gaya gesek merupakan gaya yang timbul akibat adanya 2 permukaan benda yang saling bergesekan dan bersentuhan dengan cepat. Gesekan inilah yang menyebabkan aus pada ban ataupun mesin.

Untuk lebih lengkapnya, gaya gesek terjadi akibat persentuhan secara langsung antara dua permukaan benda dengan arah gaya gesekan yang berlawanan dan kecenderungan arah gerak benda. Selain itu besar gaya gesekan dipengaruhi oleh kehalusan serta kekerasan permukaan benda yang saling bersentuhan.

Aus yang terjadi pada ban mobil biasanya terjadi akibat tergores dengan jalanan atau aspal secara terus menerus. Oleh karena itu ban yang sudah aus harus diganti untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Aus pada ban mobil juga memiliki beberapa faktor yang membuatnya aus, berikut diataranya.

Faktor Aus Pada Ban

Berikut beberapa faktor yang membuat aus pada ban Mobile secara umum.

1. Beban Muatan Berlebih

Setiap jenis mobil sudah dirancang memiliki kemampuan mengangkut beban maksimal. Pada produsen mobil juga telah mencantumkan berat kosong dan berat isi dari mobil yang bersangkutan. Berat kosong adalah berat mobil tanpa mengangkut barang atau penumbang, sedangkan berat isi merupakan mobil dalam terisi oleh penumpang maupun barang.

Beban muatan juga menjadi penyebab aus pada ban mobil, semakin berat angkutan mobile semakin cepat aus pula ban mobil. Hal tersebut dikarenakan semakin berat maka ban mobil bergesekan dengan jalan juga semakin kuat, sehingga membuat ban mobil cepat aus.

2. Tekanan Angin Pada Ban

Para produsen mobil telan merancang ban mobilnya memiliki kemampuan untuk menyangga berat mobil dengan maksimal tekanan angin tertentu. Bila tekanan angin pada ban kurang dari standar tekanan angin, maka ban juga semakin berat. Hal tersebut akan membuat gesekan permukaan ban dengan jalan juga semakin keras. Akibatnya ban cepat aus dan tipis.

3. Ban Tidak Selaras

Karena mobil sering dikendarai pada beberapa jenis jalan yang berbeda-beda, lama kelamaan membuat posisi roda mobil tidak selaras atau tidak seimbang, dan jika dijalankan arah gerakan ban mobil tidak selaras. Akibatnya terjadi kemiringan yang melenceng, ada yang ke kiri dan kenan. Hal tersebut bila dipaksakan akan membuat ban dipaksa untuk lari atau diseret.

Gesekan pada permukaan yang diseret itulah yang membuat gesekan pada permukaan ban mobil dan jalanan dan membuat permukaan atau dinding samping ban menipis. Oleh karena itu, direkomendasikan untuk melakukan spooring dan juga balancing pada roda mobil setelah melakukan perjalanan perjalanan yang panjang, setidaknya setelah 5.000 km dan kelipatannya.

Nah, itulah pengertian mengenai Aus yaitu susu karena tergosok akibat sering dipakai yang umumnya terjadi pada ban dan juga mesin. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai aus dan smeoga bermanfaat.

Share this :

0 Response to "Aus adalah Susut Karena Tergosok"

Post a Comment