Home » Agama » Dasar Persaudaraan Muhajirin dan Anshar

Dasar Persaudaraan Muhajirin dan Anshar

1 min read

Kehadiran Rasulullah saw. dan kaum muhajirin (sebutan bagi pengikut Rasululah saw. yang hijrah dari Mekah ke Madinah) mendapat sambutan hangat dari penduduk Madinah (kaum ansar). Mereka memperlakukan Nabi Muhammad saw. dan kaum muhajirin seperti saudara mereka sendiri.

Mereka menyambut Rasulullah saw. dan kaum muhajirin dengan penuh rasa hormat selayaknya seorang tuan rumah menyambut tamunya, bahkan mereka mengumandangkan syair yang begitu menyentuh kalbu.

Bunyi syair yang mereka kumandangkan adalah “Telah muncul bulan purnama dari Saniyatil Wadak. Kami wajib bersyukur selama ada yang menyeru kepada Tuhan. Wahai yang ditus kepada kami. Engkau telah membawa sesuatu yang harus kami taati”.

Sejak itulah, kota Yatsrib diganti namanya oleh Rasulullah saw. dengan sebutan Madinah al-Munawwarah.

Mempersaudarakan Kaum Muhajirin dan Ansar

Strategi Nabi Muhammad mempersaudarakan kaum muhajirin dan ansar antara lain sebagai berikut.

  1. Abu Bakar dipersaudarakan dengan Kharizah bin Zaid.
  2. Ja’far bin Abi Thalib dipersaudarakan dengan Muaz bin Jabal.
  3. Umar bin Khattab dipersaudarakan dengan Itban bin Malik al-Khazraj.
  4. Ali bin Abi Thalib dipersaudarakan dengan Itman bin Malik al-Khazraj.
  5. Ali bin Abi Thalib dipilih untuk menjadi saudara beliau sendiri.

    Selanjutnya, setiap kaum muhajirin dipersaudarakan dengan kaum ansar dan persaudaraan itu dianggap seperti saudara kandung sendiri. Kaum Muhajirin dalam penghidupan ada yang mencari nafkah dengan berdagang dan ada pula yang bertani mengerjakan lahan milik kaum ansar.

    Dasar Persaudaraan Kaum Muhajirin dan Anshar

    Kaum ansar menyambut kaum muhajirin dengan sangat baik, bahkan mereka sudah mengangap kaum muhajirin sebagai keluarganya sendiri. Berikut dasar persaudaraan kaum muhajirin dan kaum anshar.

    1. Atas dasar kekeluargaan dan persaudaraan.
    2. Saling menghormati dan tolong menolong antar sesama.
    3. Persamaan senasib dan sepenanggungan.
    4. Kaum Anshar membantu kaum muhajirin berhijrah dengan Nabi Muhammad saw.

     

    Faktor mengapa islam lebih mudah disebarkan di madinah

    Islam dapat berkembang begitu pesat di Madinah dan mudah diterima penduduk Madinah dan mudah diterima penduduk Madinah. Berikut beberapa faktor yang menyebabkan masyarakat Madinah mudah menerima Isla.

    1. Kesederhanaan pribadi Nabi Muhammad saw.
    2. Sikap sopan santun yang membudaya dalam masyarakat Madinah.
    3. Rela berkorban untuk orang lain.
    4. Islam mengajarkan perdamaian antarbangsa dan melarang persaiangan tidak sehat.
    5. Di dalam Islam, kedudukan setiap umat Islam sama di hadapan Allah Swt.
    6. Nabi Muhammad saw. adalah pemaaf, rendah hati, dan tidak dendam pada siapa pun meski disakiti.

      Setelah kaum muhajirin menetap di Madinah, Nabi Muhammad saw. mulai mengatur strategi untuk membentuk masyarakat Islam yang terbebas dari ancaman dan tekanan (intimidasi). Nami Muhammad saw. juga mulai menyusun strategi ekonomi, sosial, dan dasar-dasar pemerintahan Islam.

      Nabi Muhammad saw dalam menciptakan suasana agar nyaman dan tenteram di kota Madinah, dibuatkan perjanjian dengan kaum Yahudi. Dalam perjanjian tersebut ditetapkan dan diakui hak kemerdekaan tiap-tiap golongan untuk memeluk dan menjalankan agamanya. Perjanjian itu dikenal dengan nama Piagam Madinah.

      Leave a Reply

      Your email address will not be published. Required fields are marked *