Kritik Musik: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis dan Pedoman

Kata kritik atau dalam bahasa Inggris "critism" berasal dari bahasa Yunani yaitu kritikos atau krinein yang artinya memisahkan, mengamat, membandingkan, dan menimbang. Kritik bisa ditujukan ke beberapa bidang, seperti kritik seni rupa dan juga kritik musik.

Pengertian Kritik Musik

Kritik musik adalah penganalisisan atau pengevaluasian suatu karya musik yang bertujuan meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, atau membantu memperbaiki karya tersebut.

Biasanya, seni musik diciptakan memiliki kandungan beruba ide, gagagasan, keindahan, atau pesan yang ingin disampaikan oleh pencipta lagu kepada para pendengarnya. 


Dalam sebuah kritik seni terdapat objek yang dikritik dan orang yang mengkritik atau dikenal dengan istilah kritikus. Adapun objek yang dikritik merupakan karya musik yang sedang dicermati. Kritik musik dalam pertunjukan seni memperlihatkan objek dan kritik yang berhubungan dengan nada, ritme, harmoni, intensitas, warna suara, interpretasi, dan ekspresi.

Tanggapan dan penilaian seorang kritikus terhadap baik buruknya suatu hasil karya dapat memengaruhi kualitas sebuah karya musik dan harga jual suatu karya.

Pengertian Kritik Musik Menurut Para Ahli

Adapun pengertian kritik musik lainnya menurut para ahli yaitu sebagai berikut.
  • Menurut Sudarmaji (1979: 2), kritik adalah komentar atau ulasan yang bersifat normatif terhadap sesuatu prestasi dan hal ikhwal dengan tujuan apresiasi. 
  • Stolnitz (1966), kritik seharusnya berupa aktivitas evaluasi yang memandang seni sebagai objek bagi pengalaman estetik. 
  • Flaccus (1981), memandang kritik seni sebagai studi rinci dan apresiasi dengan analisis cendekia atas karya seni yang disertai tafsir beserta alasan dari informasinya.

Fungsi Kritik Musik

Kritik bukan saja sebagai penilaian bagus atau tidak bagus, tetapi kritik dapat dikategorikan ke dalam beberapa fungsi. Berikut adalah beberapa fungsi kritik seni.
  • Sebagai penilaian atas seni.
  • Sebagai informasi, karena hasil kritikan perlu disampaikan kepada halayak.
  • Sebagai motivasi objek kritikan sehingga semakin baik.
  • Sebagai penghubung antara pencipta, penyanyi, dan pendengar.
  • Sebagai evaluasi diri bagi pencipta dan penyaji musik.
  • Sebagai sarana pengembangan mutu karya musik.
  • Pengenalan karya musik dan memperluas wawasan masyarakat terkait dengan musik.

Tujuan Kritik Musik

Melalui adanya kritik musik bersifat evaluasi atas karya dan penyajian oleh Kritikus, maka diharapkan masyarakat dan pelaku seni memiliki apresiasi terhadap karya musik sehingga diharapkan akan ada inovasi dan peningkatan mutu karya musik di masa yang akan datang.

Menurut Sem C. Bangun, kritik seni bertujuan mengevaluasi seni, apresiasi seni, dan pengembangan seni ke taraf yang lebih kreatif dan inovatif.

Pedoman dalam Melakukan Kritik Musik

Landasan yang harus ada sebelum menyampaikan kritik antara lain pengalaman yang cukup dalam materi kritik keilmuan dan pengetahuan yang relavan, menguasai penerapan metode kritik secara tepat, serta menguasasi media kritik (kebahasaan yang efektif dan komunikatif).

Seorang kritikus harus memiliki beberapa kemampuan dan pengalaman dasar sebagai berikut.
  • Mengobservasi atau mengamati suatu lagu dengan teliti.
  • Mendengarkan dan mengetahui lagu dari beragam genre musik seperti pop, jazz, klasik Barat, keroncong, dangdut, tradisi dan lain-lain.
  • Memiliki wawasan untuk memahami bagaimana suatu lagu atau musik sebaiknya dihasilkan oleh musisi (penyanyi atau pemain musik) sehingga terdengar lebih menarik bagi penonton ataupun pendengar.

Jenis Kritik Musik dalam Pembelajaran

Jenis kritik musik di bagi ke dalam empat jenis, yaitu kritik jurnalistik, kritik pedagogis, kritik ilmiah, dan kritik populer. Diantara keempat jenis kritik tersebut, dalam pembelajaran kritik musik yang digunakan adalah kritik pedagogis. Objek kritik ini adalah karya musik para siswa, baik yang dimainkan atau dinyanyikan secara solo maupun kelompok. Tujuan dari kritik pedagogis adalah memotivasi bakat dan potensi siswa di sekolah.

Kritik pedagogis penting untuk dipahami siswa karena materi tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran musik di sekolah, seperti halnya Anda mempelajari konsep-konsep musik, permainan musik, dan pertunjukan musik. Sebagai bagian dari proses pembelajaran, di satu sisi kritik pedagogis bertujuan membuat siswa yang dikritik mengetahui kekurangannya dalam bermain musik dan memahami penyebab kekurangan itu terjadi.

Selain itu, kritik pedagogis bertujuan memberi pengalaman pada siswa yang dikritik ataupun siswa yang mengkirtik untuk belajar beragumentasi atau berani mengemukakan pandangannya tentang musik atau lagu.

Melalui pemahaman tentang kritik pedagogis, seorang siswa tidak hanya dapat menilai hasil karya musik siswa lain dengan mengatakan benar atau sala, bagus atau tidak bagus saja, tetapi siswa tersebut dapat memberi penjelasan atas penilaiannya tersebut sebagai upaya untuk memotivasi bakat dan potensi siswa lain. Upaya itu akan menjadi lebih baik apabila siswa yang memberi kritik juga dapat memberi masukan atau input kepada siswa yang dikritik.

Nah, itulah informasi lengkap mengenai pengertian kritik musik, fungsi kritik musik, tujuan kritik musik, pedoman dalam mengkritik, dan jenis musik. Sekian informasi yang dapat saya bagikan dan semoga bermanfaat. Baca juga: Mengomunikasikan Kritik Musik

Share this :

0 Response to "Kritik Musik: Pengertian, Fungsi, Tujuan, Jenis dan Pedoman"

Post a Comment