Home » Kewirausahaan » 11 Jenis Ikan Asin di Indonesia

11 Jenis Ikan Asin di Indonesia

2 min read

Ikan asin adalah bahan makanan yang terbuat dari daging ikan yang diawetkan dengan menambahkan banyak garam. Dengan metode pengawetan ini daging ikan yang biasanya membusuk dalam wkatu sigkat dapat disimpan di suhu kamar untuk jangka waktu berbulan-bulan, walaupun biasanya harus ditutup rapat.

Baca: Jenis-Jenis Ikan Konsumsi

Ikan asin sebagai bahan makanan yang mengandung protein tinggi dan mengandung asam amino esensial yang diperlukan oleh tubuh. Selain itu, nilai biologisnya mencapai 90% dengan jaringan pengikat sedikit sehingga mudah di cerna oleh konsumen.

Jenis-jenis Ikan Asin

Jenis ikan asin sangat beragam mulai dari yang ukurannya kecil seperti ikan teri nasi atau teri medan sampai ikan asin jambal roti atau ikan gabus asin yang tebal. Penggunaan ikan asin secara tepat dalam hidangan akan menghasilkan rasa dan tekstur yang lebih nikmat dan istimewa. Berikut beberapa jenis ikan asin.

1. Ikan Teri Nasi dan Teri Medan

Ikan teri nasi dan teri medan memiliki ukuran yang sama, hanya saja warna teri nasi dan teri medan berbeda. Teri medan memiliki warna yang lebih besar dan lebih terang, sedangkan teri nasi memiliki warna lebih kusam atau kecokelatan. Perbedaan ini dikarenakan proses pengawetannya yang berbeda. Keduanya sering digunakan untuk campuran dalam membuat kering tempe atau membuat rempeyek teri.

2. Ikan Teri Jengki

Begitu pula dengan ikan teri jengki yang memiliki dua jenis pilihan, antara lain teri jengki utuh dan teri jengki belah. Teri jengki belah merupakan jenis ikan teri yang telah dihilangkan bagian kepalanya. Keduanya memiliki rasa yang enak, tetapi harga teri belah lebih mahal jika dibandingkan dengan teri jengki yang utuh. Dalam hidangan teri ini sering tersaji dalam balado ikan teri.

3. Ikan Asin Bulu Ayam

Ikan asin bulu ayam memiliki bentuk yang tipis dengan ujung ekornya meruncing mirip dengan bulu ayam. Ikan asin ini selain disajikan dengan cara digoreng kering dengan balutan tepung juga dapat diolah menjadi ikan asin balado. Perhatikan saat menggorengnya, pastikan kering dan renyah!

4. Ikan Asin Jambal

Ikan asin jambal adalah ikan asin yang terbuat dari jenis ikan patin. Ikan asin jambal ada dua amcam, yaitu jenis ikan asin jambal biasa dan ikan asin jambal roti. Ikan asin jambal roti lebih tebal dengan warna yang lebih bersih karena ikan yang digunakan biasanya memiliki ukuran yang lebih besar. Ikan jambal biasanya digunakan untuk membuat nasi goreng ikan asin. Sebelum digoreng, ikan jambal ini sebaiknya sedikit dimemarkan agar tidak terlalu keras saat dinikmati.

5. Ikan Gabus Asin

Ikan gabus asin adalah ikan gabus segar yang telah dibelah dan dibersihkan isi perutnya, kemudian digarami dan dijemur. Jenis ikan asin inilah yang menjadi favorit saat menikmati sayur asem dan sambal terasi atau disajikan dengan bumbu balado cabai hijau.

6. Cumi Asin

Ada dua macam cumi asin di pasarn, yaitu cumi asin telur dan cumi asin biasa atau tanpa telur. Cumi asin telur memiliki bentuk badan yang lebih kuat, sedangkan cumi tanpa telur atau cumi asin biasa bentuk badannya lebih pipih atau gepeng dan memiliki rasa yang tidak terlalu asin. Keduannya memiliki rasa yang enak, tetapi bagi kebanyakan orang lebih memilih cumi asin telur. Cumi ini sering tersaji sebagai cumi masak cabai hijau bersama petai atau tauco.

7. Ebi dan Rebon

Walaupun keduanya dari keluarga udang, tetapi memiliki banyak perbedaan. Ebi adalah udang yang telah dikeringkan atau diawetkan dengan garam dan memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan rebon. Ebi biasanya digunakan untuk bumbu dalam asinan atau sayur lodeh. Sementara irebon sering dijadikan isi untuk rempeyek.

8. Ikan Asin Kapas

Ikan asin kapas adalah ikan yang telah diasinkan atau diawetkan dengan membelah badan ikan. Ikan ini sangat tipis dan setelah digoreng warnanya putih seperti kapas. Rasanya gurih dengan teksturnya yang sangat rapuh dan renyah. Tak membutuhkan waktu lama untuk menggorengnya karena sangat tipis. Ikan ini sering tersaji dalam ikan kapas balado dengan bumbu yang ditumbuk kasar.

9. Ikan Asin Pakang

Ikan asin pakang memiliki bentuk mirip dengan ikan asin kapas. namun, ikan asin pakang tak selebar ikan asin kapas. Setelah digoreng, ikan ini tak seputih ikan asin kapas. Penggunaannya dalam sajian bumbu yang kurang lebih sama dengan pengolahan ikan asin kapas atau dibuat kering ikan pakang.

10. Ikan Asin Pari

Hasil dari olahan ikan pari yang telah melewati proses pengirisan yang sangat tipis dan pengawetan dengan cara diasinkan dan dijemur. Ikan in juga sering tersaji sebagai pelengkap nasi goreng ikan asin atau sebagai pelengkap sayur asem.

11. Ikan Asin Layang

Ikan asin layang memiliki harga yang cukup terjangkau. Bentuk ikan asin ini panjang dengan ciri punggung berwarna hitam dan bagian perut berwarna putih keabu-abuan. Besar ikan ini bervariasi, biasanya yang dijadikan ikan asin memiliki panjang sekitar 10 sampai dengan 15 cm. Ikan asin ini tidak dapat digoreng kering. Untuk itu, kebanyakan orang menggorengnya dengan sedikit minyak dan cukup dinikmati dengan sambal.

Nah, itulah jenis-jenis ikan asin yang ada di Indonesia. Demikian artikel yang bisa saya bagikan kali ini, dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *